Info Sehat

Kandungan dan Manfaat Bawang Bombay

Hai teman Karanjang. Sekarang kita mau cerita tentang bawang bombay nih. Teman pasti suka nemuin bawang bombay di berbagai resep masakan. Tapi tau gak sih, ternyata bawang bombay memiliki berbagai manfaat, diantaranya adalah:

Kandungan Gizi yang Tinggi

Di dalam 100 gram bawang bombay (Allium cepa Linnaeus) terkandung berbagai nutrisi seperti: Protein: 1,4 gram, Karbohidrat: 10,3 gram, Serat: 2 gram, Lemak: 0,2 gram, Natrium: 12 mg, Kalium: 9,6 mg, Vitamin C: 9 mg, Kalsium: 32 mg, Zat Besi: 0,5 mg, Zink: 0,3 mg, Vitamin B2: 0,21 mcg (mikrogram), Karoten total: 50 mcg. Selain itu bawang bombay juga rendah kalori namun tinggi akan vitamin, mineral dan senyawa antioksidan.

Kandungan Anti Kanker

Bawang bombay sering digunakan sebagai bahan baku dalam banyak masakan. Karena sifat bawang bombay yang tahan lama dalam penyimpanan maka bawang bombay memiliki pangsa pasar yang lebih luas dibandingkan dengan jenis sayur lainnya.

Bawang bombay juga memiliki bau khas yang menyengat namun ternyata bagian yang berbau menyengat ini mengandung senyawa belerang, flavonoid dan sistein sulfoksida (ACSOs) berbasis ALK (EN). Kandungan bahan ini memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk sifat antikanker, aktivitas antiplatelet, aktivitas antitrombotik, aktivitas antiasthmatic, dan efek antibiotik.

 

Kandungan Antioksidan

Sebelum digunakan dalam masakan biasanya bawang bombay dikupas dan dibersihkan sebelum kemudian dipotong-potong lalu dimasak. Namun, dari studi yang dilakukan peneliti pada tahun 2019 ditemukan bahwa bagian paling luar dari bawang bombay ini mengandung senyawa antioksidan paling tinggi(dalam bentuk flavonoid dan antosianin) .

Berbagai penyakit dapat dicegah dengan konsumsi pangan yang mengandung antioksidan, diantaranya adalah: penyakit kardiovaskular, kesuburan, alergi dan asma, dan kanker.

Kandungan Quercetin dan Polifenol

Manfaat bawang bombay juga sebagai penguat sistem imunitas tubuh. Polifenol dalam bawang bombay bertindak sebagai antioksidan, melindungi tubuh dari radikal bebas. Berkurangnya tumpukan radikal bebas dalam tubuh dapat membantu mendorong sistem kekebalan tubuh menjadi semakin kuat.
Quercetin pada bawang juga bantu mengurangi reaksi alergi dengan menghentikan tubuh memproduksi histamin, yang membuat Anda berhenti bersin atau gatal-gatal.

 

Cara Konsumsi Bawang Bombay yang Aman

Teman Karanjang bisa mendapatkan manfaat bawang bombay dengan mengonsumsinya secara rutin. Bawang bombay bisa ditambahkan ke dalam masakan sebagi penguat rasa, atau dijadikan acar yang dapat digunakan sebagai pelengkap di menu makanan.

Walaupun bawang bombay mengandung berbagai manfaat yang menyehatkan, namun bukan berarti teman Karanjang bisa mengonsumsi bawang ini setiap hari dan sebanyak-banyaknya. Terlalu banyak mengonsumsi bawang bombay bisa memicu masalah pencernaan (contohnya perut kembung).

Kemudian, tidak semua orang bisa mengonsumsi bawang bombay, terutama pada orang yang memiliki alergi terhadap berbagai jenis bawang-bawangan. Ingat ya, semua yang berlebihan itu tidak baik.

Agar bawang bombay awet disimpan dan kualitasnya tetap baik saat hendak dipergunakan, maka sebaiknya teman Karanjang menyimpan bawang di tempat yang kering dan sejuk (di luar lemari pendingin) dan jika masih ada sisa bawang bombay setelah memasak, maka teman dapat menyimpan bawang di dalam kotak kedap udara dan dimasukkan ke dalam lemari pendingin.

Sumber:
Beranda. Data Komposisi Pangan Indonesia – Beranda. https://www.panganku.org/id-ID/view
Suleria, H. A., Butt, M. S., Anjum, F. M., Saeed, F., & Khalid, N. (2014). Onion: Nature protection against physiological threats. Critical Reviews in Food Science and Nutrition, 55(1), 50-66. https://doi.org/10.1080/10408398.2011.646364
Foods that may cause gas. International Foundation for Gastrointestinal Disorders – IFFGD. https://www.iffgd.org/symptoms-causes/intestinal-gas/foods-that-may-cause-gas.html
Jiwan S. Sidhu, Muslim Ali, Amal Al-Rashdan, and Nissar Ahmed (2019). Onion (Allium cepa L.) is potentially a good source of important antioxidants. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6443770/

Tinggalkan Balasan